al-Mawaddah

Majalah Keluarga Muslim ( Menuju Keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Rohmah )

Nabi Muhammad Gemar Berdagang

Posted by al-Mawaddah pada 11 Januari, 2009

Oleh : Tim TARJIM ( Lembar untuk Anak )

{ al-Mawaddah Edisi 06 Tahun 2 }

Adik-adik TARJIM, bagaimana kabar kalian?

Semoga kita selalu dalam lindungan Alloh. Adik-adik yang baik, setelah edisi lalu kita mempelajari sejarah perang Nabi Muhammad semasa mudanya, kali ini kita akan belajar sejarah hidup beliau sampai menjelang pernikahan. Kalian masih semangat, kan? Selamat membaca Adik-adik….

Pada awal-awal masa remaja, Rosululloh belum memiliki pekerjaan tetap untuk mencukupi kebutuhan hidup. Namun begitu, beliau tidak putus harapan. Beliau mengembala kambing di kalangan Bani Sa’ad dan juga di Makkah dengan imbalan beberapa dinar. Beliau menjalani semua itu selama beberapa tahun.

Pada usia dua puluh lima tahun, beliau pergi berdagang ke Syam menjualkan barang dagangan milik Khodijah binti Khuwailid. Khodijah ialah seorang wanita pedagang, terpandang dan kaya raya. Dia biasa menyuruh orang-orang untuk menjalankan barang dagangannya dengan membagi sebagian hasilnya kepada mereka. Sementara kebanyakan orang Quroisy memiliki kegemaran berdagang. Karena itulah kerjasama dagang di antara mereka bisa berjalan dengan baik.

Di kalangan kaum Quraisy, Nabi Muhammad memang dikenal sebagai orang yang berbudi luhur. Tatkala Khodijah mendengar kabar tentang kejujuran perkataan beliau, nama baik dan kemuliaan akhlak beliau, maka dia pun mengirimkan utusan dan menawarkan kepada beliau agar berangkat ke Syam untuk menjualkan barang dagangannya. Dia siap memberikan imbalan yang jauh lebih banyak dari imbalan yang pernah dia berikan kepada pedagang-pedagang yang lain. Tapi dengan syarat, beliau harus pergi bersama seorang pembantunya yang bernama Maisaroh. Beliau menerima tawaran ini. Maka, berangkatlah beliau ke Syam untuk berdagang disertai Maisaroh.

Setelah selesai berdagang di Syam, beliau bersama Maisaroh kembali ke Makkah. Setibanya di Makkah, Khodijah terheran-heran dan takjub. Keuntungan yang ia peroleh dari perdagangan Nabi Muhammad sangatlah banyak. Tidak pernah sebelumnya ia mendapat laba sebesar itu. Maisaroh menceritakan kepada Khodijah bahwa Nabi Muhammad bisa mendapatkan itu semua karena modal dagang utama beliau adalah akhlak yang mulia, juga kecerdikan dan kejujuran. Sehingga wajar bila orang-orang yang menjalin hubungan dagang dengan beliau merasa senang.

Untuk orang tua dan para pendidik:

1. Tanamkan keyakinan kepada anak bahwa sebagai umat Islam kita tidak boleh memiliki sifat mudah putus asa. Tapi hendaknya selalu bersikap optimis dan tidak mudah menyerah.

2. Informasikan kepada anak bahwa Rosululloh adalah manusia yang paling mulia, juga pemimpin seluruh umat. Meski begitu, beliau pun pernah hidup dari hasil mengembala kambing. Dan itu tidak mengurangi kehormatan beliau sebagai utusan Alloh. Justru hal itu akan menjadi contoh bagi umatnya.

3. Informasikan juga kepada mereka bahwa kebanyakan orang Arab memiliki kegemaran berdagang. Dan Nabi Muhammad juga termasuk orang yang gemar berdagang. Bahkan, beliau termasuk golongan orang-orang yang paling mahir dalam dunia dagang.

4. Beri wawasan kepada mereka bahwa Nabi Muhammad bertemu dengan Khodijah pada usia dua puluh lima tahun melalui hubungan dagang. Dia adalah seorang wanita terpandang dan kaya raya yang nantinya akan menjadi istri pertama beliau.

5. Sampaikan kepada anak bahwa sebelum diangkat menjadi Nabi dan Rosul, Rosululloh sudah dikenal sebagai orang yang berbudi luhur. Sehingga wajar bila dalam seluruh aspek kehidupan beliau, termasuk berdagang, banyak orang yang suka berhubungan dengan beliau.

2 Tanggapan to “Nabi Muhammad Gemar Berdagang”

  1. Jazaakallah khair atas artikelnya ..
    Simpel dan mudah dipahami.

    Wa iyyakum.
    Semoga dengan artikel yang kami sajikan di majalah ataupn web almawaddah ini, dapat bermanfaat bagi kita semua.
    Barokallohu Fiikum

  2. […] Dinukil dari majalah almawaddah.wordpress.com […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: