al-Mawaddah

Majalah Keluarga Muslim ( Menuju Keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Rohmah )

Salam Redaksi

Posted by al-Mawaddah pada 13 Januari, 2009

Oleh : Redaksi

Sidang pembaca rohimakumulloh,

Memasuki awal tahun 1430 H ini, khususnya di bulan Muharrom, biasanya sebagian kaum di sekitar kita begitu repot sebab ‘hajatan’ besar tahunan. Lho, bulan Muharrom kan nama lainnya bulan Suro, padahal bulan Suro itu kan dikeramatkan, kok malah mau mengadakan hajatan? Sepintas memang agak aneh, tapi ini nyata.

Berangkat dari kekeliruan persepsi mereka tentang bulan Muharrom itulah kekeliruan berikutnya ini mereka lakukan.

Di bulan Muharrom ini, sebagian manusia mengadakan hajatan besar berupa upacara dengan berbagai ritual untuk meminta keselamatan dan untuk tolak bala’. Tentunya yang dimintai keselamatan bukan Dzat Pemberi keselamatan, yaitu Alloh, namun yang lain. Menolak bala’ pun tidak dengan bertaqorrub (mendekatkan diri) kepada Alloh disertai panjatan do’a dengan ketulusan hati, namun dengan cara yang lain dan dengan bantuan dzat yang lain pula.

Berarti hajatan mereka itu tak lain ialah beramai-ramai menyekutukan makhluk yang hina dengan Alloh Yang Mahamulia. Perlu diketahui bahwa kesyirikan itu identik dengan nafsu setan. Sebab setanlah yang membisikkan ilham kesyirikan. Jadi, bila banyak manusia yang berbuat syirik, setan-setan akan begitu riang gembira. Dan bila hajatan kesyirikan yang telah biasa dilakukan manusia itu tak kunjung dilakukan maka tentunya setan-setan itu pun murka.

Dari sini jadilah bulan Muharrom itu bulan keramat, sebab manusialah yang mengeramatkan bulan ini dengan kesyirikan-kesyirikan, bukan karena bulan Muharrom itu sendiri yang keramat. Sebabnya juga bulan Muharrom itu bulan yang dimuliakan. Pada edisi ini, kami mengangkat pembahasan sekitar syirik, baik secara umum maupun khusus yang terjadi di dalam rumah tangga. Tentunya tetap dengan tema-tema lain dalam berbagai rubrik yang ada. Semoga apa yang bisa kami sajikan ini menjadi bukti andil kami dalam usaha kita bersama menegakkan dakwah tauhid dan memberantas kesyirikan, ikhlas lillahi ta’ala. Untuk lebih lengkapnya, silahkan baca di majalah  al-Mawaddah Edisi 06  Tahun 2. Atau bisa di lihat di sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: