al-Mawaddah

Majalah Keluarga Muslim ( Menuju Keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Rohmah )

Wanita Menopause Boleh Tak Berjilbab?

Posted by al-Mawaddah pada 3 Februari, 2009

Diasuh Oleh: Ustadz Abu Bakar al-Atsari

SOAL:

Assalamu’alaikum. Ustadz, apakah benar wanita yang sudah menopause boleh menanggalkan jilbabnya? Mohon penjelasannya. Jazakumulloh khoiron.

(Ummu Yasir, Bumi Alloh, +62856492xxxxx)

JAWAB:
Untuk menjawab pertanyaan saudari kita ini, kita simak uraian Syaikh Abdul Aziz bin Baz berikut:


Di antara dalil yang ada dalam masalah ini ialah firman Alloh :

Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu…. (QS. al-Ahzab [33]: 33)

Dan firman Alloh :

Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), mereka tidak berdosa jika menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan. Namun begitu, berlaku sopan itu lebih baik bagi mereka. Dan Alloh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. an-Nur [24]: 60)

Pada ayat pertama Alloh memerintah kaum wanita agar menetap di rumah. Sebab kebanyakan keluarnya mereka dari rumah merupakan sebab-sebab fitnah. Dalil-dalil syariat juga telah menunjukkan bolehnya keluar untuk suatu kebutuhan dengan tetap berhijab (menutup diri dengan jilbab) dan menjauhi berhias. Namun begitu asalnya ialah mereka tetap di rumah. Dan demikian itu lebih baik dan lebih tepat bagi mereka serta lebih jauh dari fitnah.

Kemudian Dia melarang kaum wanita dari tabarruj ala jahiliyah. Yaitu menampakkan kecantikan yang merupakan pusat fitnah.

Lalu pada ayat kedua Dia membolehkan menanggalkan pakaian, yaitu tidak berhijab bagi para al-Qowaid. Mereka ialah para wanita tua yang tidak lagi berkeinginan menikah. Dengan syarat mereka tidak ber-tabarruj dengan menampakkan perhiasannya. Para wanita tua diharuskan berhijab bila mengenakan perhiasan. Di saat demikian mereka tidak boleh meninggalkan hijab kecuali bila tidak berhias dengan perhiasannya. Sedangkan mereka adalah para wanita tua yang tidak lagi memfitnah dan tidak lagi diingini oleh kaum laki-laki. Lalu bagaimana dengan para gadis yang memfitnah kaum laki-laki?

Kemudian Alloh mengabarkan bahwa kesopanan para wanita tua dengan tetap berhijab adalah lebih baik bagi mereka. Meski mereka tidak ber-tabarruj dengan perhiasan mereka.

Semua ini jelas merupakan anjuran berhijab bagi kaum wanita dan anjuran menjauhi sebab-sebab fitnah. Kepada Alloh kita memohon pertolongan dari fitnah-fitnah. (Majmu’ Fatawa wa Maqolat Ibnu Baz Juz. 4 hlm. 303)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: