al-Mawaddah

Majalah Keluarga Muslim ( Menuju Keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Rohmah )

Renyahnya Rezeki Kerupuk Rambak

Posted by al-Mawaddah pada 18 Februari, 2009

Berbicara tentang kerupuk rambak mengingatkan kita pada para penjual asongan di bus-bus kota yang naik turun bus sambil melantunkan kalimat tawaran yang khas: “Rambak, rambak, rambak … kerupuk rambak, rambak, rambak….” Begitu kurang lebihnya.

Namun apakah kerupuk rambak yang bahannya dari kulit sapi, kerbau, atau kambing ini hanya untuk sekelas pedagang asongan? Ternyata tidak. Kerupuk rambak selain merambah warung dan kedai makan kecil-kecilan, ia juga lekat dengan depot makan kelas menengah ke atas, bahkan biasa ‘nongkrong’ di etalase minimarket sampai supermarket sekalipun. Ini artinya kerupuk rambak sangat supel dan fleksibel, ia akan menduduki kelas pasar sesuai kehendak orang yang menerampilinya.

Mengapa kita tidak mencoba menerampilinya untuk kita dudukkan di kelas yang kita kehendaki? Anda ingin mencoba? Ikuti resep sederhana pembuatannya berikut ini.

Bahan-bahan
• Kulit sapi 1 kg
• Bawang putih ¼ ons
• Garam ½ ons
• Gula ¼ ons
• Air kapur secukupnya

Proses Pembuatan

• Rendam kulit sapi dalam air kapur selama 48 jam, lalu keroklah (hilangkan) bulu-bulunya dengan pisau. Kulit yang sudah bersih lalu dijemur dengan membentangkannya (lihat gambar). Bila sudah kering potonglah kulit dengan gunting besar dengan ukuran 3 cm × 5 cm atau sesuai selera. Ingat, potongan juga mempengaruhi penampilan kerupuk yang akan berpengaruh pada daya tarik konsumen.

• Haluskan bawang putih, garam, dan gula. Lalu rebuslah potongan kulit dan tambahkan bumbu yang sudah dihaluskan tadi. Biarkan sampai kulit masak (tandanya kulit tampak transparan). Angkat dan tiriskan, lalu jemur sampai kering.

• Kerupuk rambak mentah siap digoreng. Penggorengan tahap pertama dilakukan di atas api kecil (minyak jangan sampai mendidih/bergejolak) hingga kerupuk agak mekar lalu angkat dan tiriskan.

• Penggorengan tahap kedua dilakukan di atas api besar sehingga minyak goreng mendidih/bergejolak. Penggorengan di atas api besar ini untuk menghasilkan kerupuk yang matang dan mekarnya optimal.

• Setelah mekar dan matang, angkat lalu tiriskan. Setelah dingin, kerupuk rambak siap dikemas dan siap dipasarkan.

Catatan:
Untuk mendapatkan kulit sapi, anda bisa menghubungi RPH (rumah potong hewan) setempat yang bersertifikat dan tepercaya kehalalannya (lihat kembali Kiat Memilih Daging yang Sehat dan Halal pada Edisi 6 Th. 1).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: