al-Mawaddah

Majalah Keluarga Muslim ( Menuju Keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Rohmah )

Archive for the ‘Konsultasi Keluarga’ Category

Kesepian Ditinggal Suami ke Luar Negeri

Posted by al-Mawaddah pada 31 Maret, 2009

SOAL:
Assalamu’alaikum. Ustadz, bolehkah seorang suami meninggalkan istrinya untuk bekerja selama dua tahun ke luar negeri? Bagaimana dengan hadits tentang seorang wanita yang mengeluh kepada Rosululloh sholallohu ‘alaihi wassalam ketika ditinggal jihad oleh suaminya? Jika hal ini dibolehkan, bagaimana tentang hak anak-anaknya yang membutuhkan pendidikan dari ayahnya? Ana bingung, manakah yang kuat dalilnya, Ustadz? Syukron.

(Abu Zaky, Karawang, +628138361xxxx)

Baca Selengkapnya…

Posted in Konsultasi Keluarga | Leave a Comment »

Berdosakah Istri Menolak Keinginan Suaminya?

Posted by al-Mawaddah pada 2 Maret, 2009

Pengasuh : al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron

SOAL:
Assalamu’alaikum. Ustadz, ana mau tanya. Apakah berdosa bila seorang istri menolak ajakan suami berjima’ karena sedang capai dan mengantuk, karena suami terlalu sering mengajak berjima’ sehingga memforsir tenaga istri? Mohon nasihat Ustadz. Syukron.
(Fulanah, Bumi Alloh, 08564754xxxx)

Baca Selengkapnya…

Posted in Konsultasi Keluarga | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Menyesal Karena Ikut KB

Posted by al-Mawaddah pada 2 Maret, 2009

Pengasuh : al-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron

SOAL:
Ustadz, kami ada masalah. Kami belum mengetahui hukum KB, tetapi kami sudah terlanjur memakai KB mantap vasektomi. Sekarang kami sudah mengetahui bahwa hal itu hukumnya haram sehingga kami merasa berdosa. Kami ingin bertaubat dari perbuatan tersebut, tetapi bagaimana caranya Ustadz? Kami tidak mampu kalau harus melakukan operasi karena biayanya mahal, sedangkan kami dari keluarga pas-pasan. Apa yang harus kami lakukan?

Wassalamu’alaikum.
(Akhwat, Surabaya, 0317138xxxx)

Baca Selengkapnya

Posted in Konsultasi Keluarga | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Bolehkah menikahi saudara beda bapak (seibu)?

Posted by al-Mawaddah pada 21 November, 2008

Diasuh oleh : Al- Ustadz Aunur Rofieq Ghufron

Bolehkah menikahi saudara beda bapak (seibu)?

Ustadz, apakah boleh menikah dua orang anak dari satu ibu tapi dari dua orang bapak? (Bapak yang pertama meninggal dan menyisakan satu anak, kemudian ibu menikah lagi dan mendapatkan satu anak juga).
Dedy Trisna, Palembang (08526792xxxx
)

Ada tiga masalah untuk menjawab soal di atas:

1. Jika yang dimaksud dua anak yaitu laki dan perempuan, keduanya ingin menikahinya padahal seibu walaupun beda bapak, maka hukumnya haram, karena ada dua hal:

Pertama: Menikahi saudarinya, karena mereka berdua statusnya saudara seibu walaupun beda ayah.

Kedua: Jika ibu menyusui keduanya, berarti menikahi saudara sepersusuan.

Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan, saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan, saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan, ibu-ibumu yang menyusui kamu, saudara perempuan sepersusuan…. (QS. an-Nisa’ [4]: 23)

Baca Selengkapnya…

Posted in Konsultasi Keluarga | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »